Kamis, 02 September 2010

Pelatih PS Bengkulu Dipecat

Bagikan
Ketika dihubungi RB tadi malam, Ir. M Nasir tidak terlalu pusing terhadap pemecatannya dari kursi kepelatihan PS Bengkulu. Karena menurutnya, sejak dua pekan lalu ia memang sudah berniat undur diri dari pelatih. Mengingat, terlalu berlarut-larutnya pementukan tim Divisi Utama PS Bengkulu. Sementara, awal Oktober 2010 kompetisi sudah digulirkan.

‘’Awalnya saya sempat mendesak pengurus PS Bengkulu supaya secepatnya melakukan pembentukan tim dan kontrak pemain. Tapi permintaan saya selalu di ulur-ulur. Mungkin itu awal terjadinya pemecatan saya dari skuad PS Bengkulu. Tapi yang saya pertanyakan, pemecatan itu tidak mestinya seperti itu. Ya, etikanya bicarakan secara baik-baik. Bukan melalui surat seperti ini,’’ katanya.

Nasir menyatakan legowo atas keputusan yang diambil pengurus PS Bengkulu. Mungkin itu merupakan jalan terbaik bagi pengurus PS Bengkulu. Di dalam surat pemecatan yang ditandatangani Ketua Harian PS Bengkulu Ir. Hakman Novi dan tembusan Ketua Umum itu, ada empat poin alasan pemecatannya.

Pertama; ketebatasan dana PS Bengkulu guna mengikuti kompetisi Divisi Utama musim 2010-2011. Kedua; adanya perubahan manajemen dari Badan Liga Amatir (BLA) ke Badan Liga Indonesia (BL). Ketiga; Sesuai dengan target yang akan dicapai oleh manajemen PS Bengkulu, untuk sementara bisa mengontrak saudara (Ir. M. Nasir sebagai pelatih PS Bengkulu. Dan keempat; ucapan terima kasih kepada saudara Ir. M. Nasir yang telah membantu selama ini. Semoga dapat berkarir yang lebih baik lagi.

Meski dia tidak lagi tergabung dalam skuad PS Bengkulu, Nasir minta kepada para pemain yang sudah masuk dalam seleksi tim PS Bengkulu, untuk tetap bergabung. ‘’Saya minta para pemain tetap bersikap professional. Dan tenaga mereka masih sangat dibutuhkan di tim ini,’’ jelas Nasir.

Sementara project officer PS Bengkulu Mazola, SH, saat dimintai tanggapannya, sangat menyayangkan sikap pengurus PS Bengkulu yang melakukan pemecatan pelatih Ir. M. Nasir yang dinilai tanpa prosedur yang jelas. Yang berhak memecat pelatih adalah Ketua Umum, bukan Ketua Harian.

‘’Tim PS Bengkulu Divisi I kan sampai kini belum dibubarkan. Mestinya bubarkan lebih dulu oleh Ketua Umum. Dan masih banyak sangkutan yang belum diselesaikan kepada pemain. Jadi menurut saya pemecatan saudara pelatih Ir. M. Nasir karena ada unsur yang tidak sehat dalam kepengurusan,’’ tegas Mazola, yang jabatan resminya sebagai jaksa di Kejaksaan Tinggi Bengkulu itu.

Info pemecatan saudara Ir. M Nasir itu sudah tercium sepekan terakhir. Karena ada pesan singkat (SMS) nyasar di Hp-nya. Isinya, memang sangat tidak sehat diterima. Bunyinya; Nofi kita berhasil singkirkan……! ‘’Itulah diantaranya tulisan pesan singkat di Hp saya,’’ jelas Mazola.

Sementara, Sekum PS Bengkulu Drs. Syamsul Antau saat dihubungi RB tadi malam, mengakui kebenaran pemecatan pelatih PS Bengkulu Ir. M. Nasir. ‘’Surat pemecatan itu saya yang mengantarkan. Tapi alasan pemecatannya saya tidak tahu sama sekali. Yang tahu adalah Ketua Harian,’’ imbuh Syamsul Antau.

Ditambahkan Syamsul, sementara ini dia hanya mendapat informasi mengenai pengganti M. Nasir. “Hakman Novi akan menghadirkan pelatih baru. Namun masih belum dipastikan. Kalau bocorannya, kursi pelatih akan digantikan oleh Nasrul Koto, mantan pemain tim nasional yang juga pernah bermain untuk tim Arseto Solo. Saya juga mendapat kabar, Nasrul sudah dihubungi oleh salah satu petinggi PS Bengkulu,” tambah Syamsul.
Sumber: www.harianrakyatbengkulu.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selamat datang Cix, di BLOG LASKAR PANGLIMA TOBO KITO,silahkan baca-baca info tentang ps bengkulu.dan jangan lupa tinggalkan pesan ya..........!