Minggu, 26 April 2009

Lolos Divisi Utama, Bonus Rp 500 Juta

Angka yang cukup fantastis ini tentu disambut suka cita para pemain, pelatih dan official PS Bengkulu. Tepuk tangan riuh dari para pemain saat bonus diserahkan pada perwakilan official PS Bengkulu, Drs. Syamsul Antau pun tak terelakkan.

Beberapa pemain bahkan tampak meneriakkan “Hidup Bang Ken! Hidup Bang Ken”. Kanedi pun juga berjanji, jika tim PS Bengkulu berhasil lolos Divisi Utama maka bonus yang akan diberikan juga akan bertambah besar, yakni Rp 500 juta. Hal tersebut diungkapkan Kanedi saat menyampaikan sambutan pada acara penyerahan bonus.

Sabtu, 11 April 2009

Stadion Semarak Bengkulu

Bagikan
Stadion Semarak Bengkulu
Alamat Stadion Jl.Cendana Sawah Lebar
Kota Stadion BENGKULU
Propinsi Stadion BENGKULU
Kapasitas 25000
Kategori C+
Kandang Klub PS. Bengkulu

Kamis, 09 April 2009

PS Bengkulu

PS Bengkulu adalah salah satu kesebelasan yang pernah meramaikan pentas sepak bola divisi utama perserikatan nasional mewakili kota Bengkulu, pada saat kompetisi sepak bola di Indonesia masih terpisah ke dalam dua format, yaitu amatir (perserikatan) dan profesional (Galatama).

Profil

NAMA TEAM : PS.BENGKULU
JULUKAN : LASKAR PANGLIMA TOBO KITO (Badak Sumatera)
PRESTASI : Juara Divisi I Perserikatan PSSI 1992
TANGGAL BERDIRI : 1 Januari 1970
ALAMAT : Jl.Cendana Sawah Lebar
NAMA KOTA : BENGKULU
TELEPHONE : (0736)
STADIUM : Semarak Bengkulu
SUPPORTER : Panglimania
Seiring dengan peleburan kompetisi antara perserikatan dan liga profesional, nama PS Bengkulu tenggelam dikarenakan ketidak-mampuan dari sisi finansial, mengingat tim-tim perserikatan pada umumnya bergantung penuh pada pemerintah daerah dalam soal pembinaan dan keuangan.


PS Bengkulu yang disebut dengan julukan    Laskar Panglima Tobo Kito ini didirikan pada tanggal 1 Januari 1970.  Sebelum berubah menjadi PS Bengkulu, PS Bengkulu awalnya bernama Persipang Bangkahulu pada tahun 70-an.  Namun, pada tahun 1984 Persipang Bengkahulu berubah nama menjadi PS Bengkulu pada masa Gubernur Bengkulu Suprapto.  Saat itu terpilih menjadi Ketua PS Bengkulu yakni Zabri Zakaria yang juga Kasubdin Pengairan PU Provinsi Bengkulu.
Pada tahun 1984 tersebut, PS Bengkulu berada pada divisi I dengan pelatih asal Polandia, Marek Janota.  Dari segi pemain PS Bengkulu tersebut 99 % diperkuat oleh pemain impor dari Bandung dan Jakarta.  Namun, pada akhirnya PS Bengkulu tersebut dapat naik ke Divisi Utama hingga tahun 1989 dengan kapten tim Dedi Sofa dan Muswar Bakhtari.
Dikatakan mantan pemain yang juga mantan pelatih PS Bengkulu, H M Natsir, bahwa sampai tahun 1989, PS Bengkulu mengalami degradasi ke Divisi I.  Tapi dengan degradasi ke Divisi I tak membuat PS Bengkulu semakin lemah tapi malah semakin semangat untuk menjadi juara di Divisi I tersebut. Akhirnya pada tahun 1992, PS Bengkulu dapat menjadi juara divisi I setelah mengalahkan tuan rumah PSIM Yogyakarta dengan skor 1-0. 

Pemain Legendaris

Beberapa pemain legendaris PS Bengkulu melanjutkan karir sebagai pelatih setelah pensiun dari PS Bengkulu, seperti Avanti Shahab yang melanjutkan karir sebagai pelatih di Persibabar Bangka Barat, sebuah klub divisi III zona Sumatera bagian selatan. Kemudian Drs. M. Nazir, Pemain tengah, meneruskan karir sebagai pelatih PS Bungo Jambi. Nama pemain ini selalu disebutkan lengkap dengan gelar Drs. nya oleh announcer pertandingan.
Berikut adalah beberapa pemain legendaris PS Bengkulu tahun 80-90an:
  • Safrudin Kawat
  • Yusuf Supamena
  • Hermanto.M
  • Hermanto.S
  • Safrudin jaya
  • Ramli Lubis
  • dedy sofa
  • Avanti Shahab
  • Muswar Bakhtari
  • Rudi Supamena
  • Sutoyo
  • Hendrik Warsita
  • Benny Noya
  • Drs. M. Nazir
  • Roswanda
  • Amir Husein
  • Wolter Sulu
  • Arif Pribadi
  • R. Adi. G
  • S. Arief

Bagikan